UMKM merupakan fondasi kuat perekonomian Indonesia, namun seringkali menghadapi tantangan dalam pengelolaan manajerial dan inovasi produk. Tempe, sebagai produk tradisional yang kaya protein, memiliki keterbatasan daya simpan dan olahan yang masih sering bersifat tradisional, sehingga kurang diminati di beberapa daerah. Untuk mengatasi tantangan ini dan meningkatkan daya saing, kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Kalisumber bertujuan meningkatkan kapasitas UMKM dan kewirausahaan melalui inovasi produk lokal, yaitu pelatihan pembuatan coklat tempe, serta penguatan kelembagaan Koperasi Merah Putih. Metode partisipatif diterapkan dengan melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahapan, meliputi persiapan, sosialisasi, pelatihan praktis pembuatan dan pengemasan coklat tempe, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Hasilnya menunjukkan peningkatan pemahaman dan keterampilan masyarakat, khususnya pelaku UMKM dan ibu-ibu rumah tangga, dalam mengelola usaha berbasis potensi lokal. Sosialisasi koperasi berhasil meningkatkan pemahaman 30 pengurus dan anggota tentang manajemen profesional. Pelatihan juga sukses menciptakan produk coklat tempe yang unik dan berkualitas, membuka peluang pasar baru, dan meningkatkan pendapatan. Dengan demikian, program ini berkontribusi nyata terhadap peningkatan daya saing UMKM dan pengembangan ekonomi Desa Kalisumber berbasis inovasi produk.
Copyrights © 2026