Kebersihan lingkungan sekolah merupakan faktor penting dalam menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, nyaman, dan mendukung proses pendidikan. Namun, kondisi kebersihan yang masih rendah pada siswa SD 191 Desa Pematang Kabau, khususnya masyarakat Komunitas Adat Terpencil (KAT), menjadi tantangan dalam penerapan perilaku hidup bersih. Kegiatan edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan praktik kebersihan lingkungan sekolah melalui metode ceramah, tanya jawab, dan demonstrasi. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyampaian materi edukasi tentang kebersihan lingkungan sekolah, praktik langsung seperti operasi semut dan gotong royong, serta evaluasi sederhana untuk menilai perubahan pemahaman siswa. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme dan keterlibatan siswa dalam menjaga lingkungan sekolah setelah kegiatan berlangsung. Selain itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa dalam penerapan keilmuan kesehatan masyarakat berbasis pendekatan budaya terhadap komunitas KAT. Program “BERSIH KABAU” berhasil meningkatkan kesadaran siswa terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekolah dan menunjukkan potensi untuk diterapkan sebagai program berkelanjutan dengan dukungan pihak sekolah dan pemangku kepentingan.
Copyrights © 2026