Stunting merupakan masalah gizi kronis yang berdampak panjang pada pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif. Meskipun stunting terjadi pada 1000 Hari Pertama Kehidupan, dampak lanjutannya masih ditemukan pada usia sekolah dasar yang juga rentan terhadap beban gizi ganda. Kegiatan pengabdian massyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa mengenai stunting dan penerapan gizi seimbang melalui konsep “Isi Piringku”. Kegiatan dilaksanakan di SDN Gedongombo V, Kabupaten Tuban, dengan sasaran 23 siswa kelas 1. Metode yang digunakan meliputi pengukuran antropometri (berat badan dan tinggi badan), edukasi gizi interaktif menggunakan media visual, permainan puzzle “Isi Piringku”, serta komik edukasi. Hasil menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki status gizi normal, namun ditemukan fenomena beban gizi ganda berupa adanya kasus gizi kurang (4,3%) dan gizi lebih (26%). Edukasi interaktif terbukti efektif meningkatkan antusiasme dan pemahaman siswa dalam menyusun komposisi makan sehat. Simpulan dari kegiatan ini adalah intervensi edukasi berbasis sekolah dengan media permainan interaktif mampu memperkuat literassi gizi siswa. Disarankan bagi pihak sekolah dan orang tua untuk melakukan pendampingan pola makan secara berkelanjutan dan skrining gizi berkala guna mencegah masalah gizi ganda pada anak.
Copyrights © 2026