Mahasiswa sering menghadapi permasalahan finansial bukan hanya karena keterbatasan dana, tetapi juga akibat lemahnya pengambilan keputusan dalam menentukan prioritas pengeluaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi Teori Keputusan dalam Operasi Riset sebagai metode kuantitatif untuk menentukan prioritas pengeluaran mahasiswa secara rasional dan terukur. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan subjek mahasiswa Pendidikan Matematika yang berstatus sebagai anak kost. Analisis dilakukan dengan menetapkan empat alternatif pengeluaran (kebutuhan pokok, akademik, organisasi, dan hiburan) serta tiga kriteria penilaian (urgensi, konsekuensi jika ditunda, dan fleksibilitas). Berdasarkan hasil perhitungan menggunakan bobot kriteria, ditemukan bahwa kebutuhan akademik menempati prioritas utama dengan nilai tertinggi sebesar 3,50, diikuti oleh kebutuhan pokok dengan nilai 3,25. Hal ini menunjukkan bahwa kebutuhan akademik memiliki urgensi dan konsekuensi dampak yang tinggi jika ditunda. Kesimpulannya, penerapan Teori Keputusan terbukti efektif membantu mahasiswa beralih dari pengambilan keputusan intuitif menjadi keputusan yang objektif dan optimal dalam mengelola keuangan bulanan.
Copyrights © 2026