Kemandirian fiskal suatu daerah merupakan parameter kunci dalam menilai kapasitas pemerintah daerah dalam mengurangi ketergantungan terhadap dana transfer untuk membiayai aktivitas pemerintahannya secara mandiri, sebagaimana semangat otonomi daerah. Tingginya ketergantungan terhadap pemerintah pusat mencerminkan rendahnya tingkat kemandirian keuangan suatu daerah. Tujuan daripada studi ini guna mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi kemandirian keuangan di kabupaten/kota se-Provinsi Lampung, dengan fokus pada Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Belanja Modal, baik secara parsial maupun secara simultan. Populasi maupun sampel penelitian melibatkan seluruh kabupaten/kota di Provinsi Lampung, yang dipilih melalui metode sampling jenuh. Data yang dianalisis mencakup periode tahun 2021 hingga 2023, dengan metode analisis regresi linier berganda menggunakan software SPSS versi 26. Hasil analisis mengungkapkan: (1) Pendapatan Asli Daerah berpengaruh positif dan signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah, (2) Belanja Modal berpengaruh negatif dan signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah, dan (3) secara simultan, kedua variabel tersebut memberikan pengaruh yang signifikan terhadap tingkat kemandirian keuangan daerah.
Copyrights © 2025