Desa Tepus, Kabupaten Bangka Selatan, memiliki sejumlah kolong bekas tambang timah yang hingga kini belum termanfaatkan secara optimal. Padahal, sebagian kolong tersebut berpotensi dimanfaatkan sebagai lahan alternatif untuk kegiatan budidaya perikanan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan sistem akuaponik apung sebagai model pemanfaatan kolong yang berkelanjutan dan produktif. Sosialisasi dan diskusi kelompok terfokus (FGD) yang dilaksanakan mendapat sambutan antusias dari masyarakat di sekitar lokasi kegiatan. Dalam pelaksanaannya, dibangun demplot berupa karamba tancap dan sistem akuaponik apung dengan komoditas ikan lele (Clarias sp.) dan kangkung (Ipomoea aquatica). Demplot ini selanjutnya dikelola oleh masyarakat sebagai sarana percontohan dan pembelajaran. Hasil kegiatan ini diharapkan dapat mendukung program kemandirian pangan desa, meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap potensi sumber daya lokal, serta menjadi inspirasi bagi pemanfaatan kolong-kolong lainnya di wilayah tersebut.
Copyrights © 2026