Agroeduwisata Geotheater di Sumedang memiliki potensi alam dan budaya yang belum dimanfaatkan optimal sebagai pusat pendidikan karakter bagi Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Penelitian ini bertujuan mengembangkan model pendampingan berbasis pemberdayaan komunitas untuk menjawab kesenjangan tersebut. Menggunakan pendekatan kualitatif partisipatif, kegiatan dilaksanakan Maret–Agustus 2025 melalui tiga tahap: diagnostik, intervensi (penyusunan modul karakter berbasis outdoor learning, pelatihan pengelola, dan desain zona bermain edukatif), serta evaluasi. Hasil menunjukkan peningkatan kapasitas 20 pengelola (dari 15% menjadi 95% memahami pedagogi PAUD), tersusunnya 12 modul tematik berbasis nilai Sunda, dan terbangunnya tiga zona bermain edukatif. Kunjungan PAUD meningkat signifikan, dan 100% aktivitas Geotheater kini terintegrasi nilai karakter. Temuan ini membuktikan bahwa agroeduwisata dapat bertransformasi menjadi ruang edukatif bermakna jika dikolaborasikan dengan prinsip pembelajaran usia dini dan kearifan lokal
Copyrights © 2025