Penelitian ini menelaah peran kecerdasan buatan (AI) dalam meningkatkan efektivitas pengawasan maritim terhadap ancaman hibrida di kawasan Asia Tenggara. Ancaman hibrida, yang menggabungkan dimensi militer, siber, ekonomi, dan informasi, menuntut sistem keamanan laut yang adaptif dan cerdas. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis literatur strategis, penelitian ini mengidentifikasi bagaimana AI mendukung deteksi dini, analisis data pergerakan kapal, serta penilaian risiko terhadap aktivitas non-konvensional yang mengancam stabilitas kawasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi AI mampu meningkatkan kemampuan deteksi dan mitigasi ancaman lintas batas melalui otomasi analisis data multi-sumber seperti AIS, radar satelit, dan citra optik. Selain itu, AI berkontribusi dalam memperkuat kerja sama keamanan regional antarnegara ASEAN melalui fusi data dan peningkatan maritime domain awareness. Kendati demikian, tantangan seperti kesenjangan teknologi, isu etika, dan ketergantungan pada sistem asing masih menjadi hambatan utama. Penelitian ini menegaskan bahwa penerapan AI secara kolaboratif dan etis berpotensi menjadi pilar penting dalam membangun arsitektur keamanan laut cerdas dan berkelanjutan di Asia Tenggara.
Copyrights © 2025