Peran ganda sebagai pekerja dan pengasuh sering kali menimbulkan tekanan serta stres kerja yang dapat berdampak pada performa individu. Kondisi ini menjadi lebih kompleks ketika ibu harus merawat anak yang terindikasi mengalami stunting, karena pola pengasuhan yang dibutuhkan berbeda dari anak pada umumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat individual work performance pada ibu bekerja yang memiliki anak dengan stunting di Provinsi Jawa Barat. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis deskriptif. Sebanyak 174 ibu berusia 18–53 tahun yang bekerja sekaligus merawat anak dengan stunting berpartisipasi dalam penelitian ini. Responden berasal dari Kabupaten Bandung, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Pangandaran, dan Kota Bandung yang dipilih berdasarkan quota sampling. Instrumen yang digunakan adalah Individual Work Performance Questionnaire (IWPQ). Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor individual work performance adalah 63.74 (SD = 7.72), dengan distribusi 114 responden kategori moderat dan 60 responden kategori tinggi. Secara keseluruhan, tingkat individual work performance pada ibu yang memiliki anak dengan stunting berada dalam kategori moderat. Temuan ini mengindikasikan perlunya intervensi untuk meningkatkan kemampuan ibu dalam menyeimbangkan tuntutan pekerjaan dan pengasuhan, guna mencegah gangguan kesehatan fisik maupun psikologis yang berpotensi menurunkan performa kerja.
Copyrights © 2025