Penelitian ini mengevaluasi peran krusial digital prototyping menggunakan SketchUp dalam meminimalkan limbah fisik pada siklus desain produk. Fokus utama diarahkan pada "akurasi desain digital" sebagai mekanisme preventif terhadap kesalahan produksi yang berujung pada pemborosan material. Dengan metode kuantitatif deskriptif (pre-test dan post-test), ditemukan bahwa meskipun terdapat hambatan teknis yang signifikan sebesar 78% di tingkat pemula, penggunaan model 3D secara signifikan mengurangi kebutuhan akan prototipe fisik. Penelitian ini menambahkan dimensi baru dengan membandingkan penggunaan material prototipe, di mana transisi dari ABS ke PLA (biodegradable) yang dikombinasikan dengan akurasi digital mampu menekan jejak karbon manufaktur. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan pemahaman mahasiswa sebesar 8% hingga 33%, yang mendukung target Sustainable Development Goals (SDGs) 12 dalam efisiensi sumber daya dan manajemen limbah berbahaya.
Copyrights © 2024