Perkembangan tata kelola pemerintahan digital mendorong pemerintah daerah untuk mengoptimalkan teknologi dalam peningkatan kualitas pelayanan publik, termasuk melalui penerapan aplikasi Tangerang Live di Kota Tangerang. Aplikasi ini dikembangkan sebagai platform terpadu yang menyediakan beragam layanan publik, kanal aspirasi, serta ruang konsultasi daring untuk memperkuat transparansi dan partisipasi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan aplikasi Tangerang Live dengan menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif. Sebanyak 400 responden dipilih menggunakan teknik purposive sampling berdasarkan populasi pengguna terverifikasi. Data dikumpulkan melalui kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif berupa frekuensi, persentase, dan skor rata-rata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas pengguna merupakan kelompok usia produktif dengan tingkat pendidikan menengah hingga tinggi. Tingkat partisipasi masyarakat berada pada kategori baik pada lima indikator utama, yaitu akses informasi (82,07%), saluran aspirasi dan pengaduan (82,18%), konsultasi dan interaksi (78,93%), tindak lanjut keluhan (77,01%), dan keterlibatan dalam pengambilan keputusan (75,21%). Meskipun demikian, beberapa fitur seperti literasi digital masih kurang dimanfaatkan. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan fitur layanan, peningkatan kecepatan tindak lanjut, dan pengembangan teknologi seperti Artificial Intelligence (AI) untuk mendukung tata kelola pemerintahan digital yang lebih responsif dan partisipatif.Kata Kunci : Partisipasi Masyarakat, Layanan Publik Digital, Aplikasi Tangerang Live
Copyrights © 2025