Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory
Vol. 4 No. 1 (2026)

Pandangan Ulama Terhadap Kegiatan Keagamaan Yang Mengakibatkan Adanya Pencampur Bauran Antara Laki-Laki Dan Perempuan

Habibi, Ahmad (Unknown)



Article Info

Publish Date
08 Jan 2026

Abstract

Praktik pencampurbauran antara laki-laki dan perempuan (ikhtilāṭ) dalam kegiatan keagamaan masih menjadi perdebatan dalam kajian fikih Islam, terutama dalam konteks masyarakat modern. Fenomena ini juga ditemukan dalam berbagai kegiatan keagamaan di Kota Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pandangan tokoh agama terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan yang melibatkan laki-laki dan perempuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui wawancara dengan tokoh agama serta kajian terhadap Al-Qur’an, hadis, dan pendapat ulama fikih. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada prinsipnya ikhtilāṭ tidak dibenarkan apabila berpotensi menimbulkan fitnah dan melanggar ketentuan syariat. Namun, dalam kondisi tertentu yang bersifat kebutuhan dan kemaslahatan, ikhtilāṭ dapat ditoleransi dengan syarat adanya pengaturan yang jelas, penjagaan adab pergaulan, pemeliharaan aurat, dan pencegahan terhadap khalwat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

IJIJEL

Publisher

Subject

Religion Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Social Sciences

Description

The Indonesian Journal of Islamic Jurisprudence, Economic and Legal Theory (IJIJEL) is a peer-reviewed academic journal that focuses on advancing research in Islamic jurisprudence, economics, and legal theory within the Indonesian context. Published quarterly (March, June, September, and December), ...