Penelitian ini mengkaji hubungan antara ketidakpastian ekonomi, sikap risiko, dan kesejahteraan keuangan dengan fokus pada peran mediasi sikap risiko. Menggunakan pendekatan kuantitatif, data dikumpulkan dari responden di Bali melewati kuesioner terstruktur dan dianalisis dengan Structural Equation Modeling (SEM). Hasil penelitian mengindikasikan bahwa ketidakpastian ekonomi berpengaruh negatif signifikan terhadap kesejahteraan keuangan dan berpengaruh positif signifikan terhadap sikap risiko. Selain itu, sikap risiko berpengaruh positif signifikan terhadap kesejahteraan keuangan serta memediasi secara parsial hubungan antara ketidakpastian ekonomi dan kesejahteraan keuangan. Temuan ini mengindikasikan bahwa kesejahteraan keuangan tidak hanya dipengaruhi oleh kondisi ekonomi makro, tetapi juga oleh faktor psikologis, khususnya sikap terhadap risiko. Secara praktis, hasil ini menyarankan agar pembuat kebijakan dan lembaga keuangan mengembangkan program literasi keuangan terpadu yang mencakup pembentukan sikap risiko adaptif guna meningkatkan ketahanan individu di tengah kondisi ekonomi yang tidak pasti. Penelitian ini berkontribusi pada literatur keuangan perilaku dengan menyoroti pentingnya mekanisme psikologis dalam hubungan antara kondisi ekonomi dan hasil keuangan individu.
Copyrights © 2025