Lingkungan keluarga memiliki peran penting dalam membentuk regulasi emosi dan perilaku sosial anak. Interaksi yang berlangsung dalam keluarga, termasuk pola asuh dan pendampingan emosional orang tua, menjadi fondasi awal bagi perkembangan kemampuan anak dalam mengelola emosi serta berinteraksi secara sosial. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengaruh lingkungan keluarga terhadap regulasi emosi dan perilaku sosial anak melalui pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa lingkungan keluarga yang suportif, ditandai dengan pola asuh demokratis dan pendampingan emosional yang responsif, berkontribusi positif terhadap kemampuan regulasi emosi anak. Regulasi emosi yang baik selanjutnya berperan sebagai mediator dalam membentuk perilaku sosial anak yang adaptif di lingkungan sekolah. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam mendukung perkembangan sosial-emosional anak.
Copyrights © 2026