Manuskrip merupakam warisan budaya dan sejarah yang berisi tulisan tangan, seperti aksara jawa, pegan, dan lain-lain. Di Indonesia terdapat berbagai manuskrip kuno, salah satunya adalah mushaf Al-Qur`an. Sesuai ijtihad ulama, mushaf Al-Qur`an di tulis dengan pola rasm Utsmani. Rasm merujuk pada penulisan Al-Qur`an yang dilakukan dengan cara khsuus baik dalam penulisan lafal-lafalnya maupun bentuk-bentuk huruf yang digunakan. Adapun, rasm Utsmani adalah tulisan, mushaf Al-Quran yang dinisbatkan kepada khalifah Utsman bin Affan yang bertujuan menyamakan bacaan dan tulisan Al-Qur`an. Namun, bebrapa manuskrip Al-Qur`an tidak menggunakan rasm Utsmani sebagai pedoman penulisan seperti manuskrip Al-Qur`an yang tersimpan di masjid Asasi Padang Panjang. Maka dari itu penting untuk melakukan penelitian tentang rasm, sebab banyak yang beranggapan tulisan Al-Qur`an tidak mungkin beruah karena sudah terjamin keotentikannya, serta sebagai bentuk pelestarian budaya karena manuskrip merupakan bagian dari warisan budaya dan sejarah umat manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi aspek rasm yang terdapat dalam manuskrip mushaf Al-Qur`an masjid Asasi Padang Panjang, kemudian membandingkannya dengan Al-Qur`an cetakan Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan penggunaan rasm pada manuskrip ini tidak konsisten dan menggunakan dua rasm yang berbeda, yaitu Utsmani dan Imla`i. metode yang digunakan dalam Penelitian ini adalah metode kualitatif dengan model kajian kepustakaan (Library Research).
Copyrights © 2024