Hipertensi adalah masalah kesehatan global dengan prevalensi tinggi dan risiko komplikasi serius, terutama pada lansia (34,1% di Indonesia). Penelitian cross-sectional pada 382 lansia hipertensi di Puskesmas Grogol menganalisis hubungan pengetahuan dengan self-management. Instrumen penelitian valid dan reliabel (Alpha Cronbach 0,807 untuk pengetahuan; 0,817 untuk self-management). Hasil menunjukkan pengetahuan baik 16,2%, cukup 51,0%, kurang 32,7%; sedangkan self-management baik 4,7%, cukup 77,2%, buruk 18,1%. Uji Chi-Square menemukan hubungan signifikan (χ² = 40,251; p = 0,001) dengan kekuatan lemah–sedang (Cramer's V = 0,229). Temuan menegaskan perlunya edukasi kesehatan berkelanjutan dan dukungan keluarga maupun tenaga kesehatan agar pengelolaan hipertensi pada lansia lebih optimal dan kualitas hidup meningkat.
Copyrights © 2026