Rendahnya literasi dan kesadaran partisipasi politik mahasiswa perempuan masih menjadi tantangan dalam penguatan demokrasi di tingkat lokal. Kondisi ini juga ditemukan pada mahasiswa perempuan di Lombok Timur yang umumnya memaknai partisipasi politik secara terbatas dan belum memiliki keterampilan serta kepercayaan diri untuk terlibat aktif sebagai warga negara. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan literasi politik, kesadaran partisipatif, dan kapasitas mahasiswa perempuan dalam memahami serta menjalankan partisipasi politik secara kritis dan bertanggung jawab. Pengabdian dilaksanakan di Institut Teknologi Sosial dan Kesehatan Muhammadiyah Selong dengan pendekatan pengorganisasian komunitas yang terintegrasi dengan proses perkuliahan. Metode yang digunakan meliputi diskusi partisipatif, pendampingan, simulasi, dan refleksi kritis yang menempatkan mahasiswa perempuan sebagai subjek aktif dalam kegiatan. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan pemahaman tentang makna dan bentuk partisipasi politik, tumbuhnya keberanian menyampaikan pendapat, serta munculnya kesadaran baru mengenai peran mahasiswa perempuan sebagai warga negara demokratis. Selain itu, terbentuk kelompok diskusi mahasiswa perempuan sebagai ruang belajar kolektif dan embrio kepemimpinan lokal. Kegiatan ini menegaskan peran perguruan tinggi dalam mendorong transformasi sosial dan penguatan partisipasi politik perempuan di tingkat lokal.
Copyrights © 2026