Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui penerapan proses pengembangan produk sistem informasi yang efektif untuk digunakan pada bengkel Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan yang diadaptasi dari model Sugiyono dan disederhanakan menjadi tiga tahap, yaitu pra-pengembangan, pengembangan, dan pengujian. Pada tahap pengembangan, produk awal aplikasi sistem informasi bengkel SMK diuji kelayakannya melalui proses validasi oleh para ahli. Data penelitian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, meliputi perhitungan skor rata-rata dan pengelompokan kategori penilaian dari responden. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada tahap pra-pengembangan, melalui analisis kebutuhan diperoleh format informasi dan struktur menu untuk menentukan model sistem. Tahap pengembangan menghasilkan aplikasi sistem informasi berupa prototipe, buku panduan pengguna, flowchart, diagram konteks, dan storyboard aktivitas bengkel SMK. Pada tahap pengujian, hasil penilaian ahli menunjukkan bahwa aspek perangkat lunak dan tampilan memperoleh skor rata-rata 4.5 dengan kategori baik, aspek isi memperoleh skor 4.6 dengan kategori sangat baik, serta aspek penilaian memperoleh skor 4.5 dengan kategori baik. Uji coba perorangan memperoleh skor 4.72 dengan kategori sangat baik, sedangkan uji coba penggunaan produk memperoleh skor 4.85 dengan kategori sangat baik. Hasil efektivitas menunjukkan bahwa aplikasi sistem informasi memenuhi kriteria relevansi, ketepatan waktu, dan keakuratan. Pada pengembangan selanjutnya, sistem dapat dilengkapi dengan fitur kehadiran dan penilaian praktik siswa.
Copyrights © 2025