Penelitian ini dimaksudkan untuk menggambarkan penerapan strategi pendidikan inklusif terhadap anak indigo di sebuah sekolah inklusi di Kota Medan. Anak indigo dikenal sebagai individu dengan ciri khas unik, seperti sensitivitas emosional yang tinggi, intuisi yang tajam, serta pola berpikir yang berbeda dari anak-anak pada umumnya, sehingga mereka membutuhkan metode pembelajaran yang lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan pribadi. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif deskriptif, dengan mengumpulkan data melalui observasi, wawancara mendalam, serta tinjauan dokumen dari para guru, siswa indigo, dan pihak sekolah. Temuan utama menunjukkan bahwa pendidikan inklusif untuk anak indigo di sekolah tersebut telah diwujudkan melalui berbagai strategi, di antaranya pembelajaran yang membedakan tingkat kesulitan, penyediaan wadah untuk ekspresi kreatif, serta komunikasi yang penuh empati antara guru dan siswa. Meskipun demikian, penelitian juga mengungkap sejumlah tantangan, seperti pemahaman guru yang masih terbatas mengenai karakteristik anak indigo, kekurangan sarana pendukung, serta kerjasama yang belum sepenuhnya efektif antara guru, konselor, dan orang tua. Pada intinya, strategi pendidikan inklusif ini telah membawa manfaat positif bagi perkembangan sosial dan akademik anak indigo, meski masih memerlukan pelatihan bagi guru serta dukungan kebijakan yang lebih kokoh agar proses inklusi berlangsung secara optimal.
Copyrights © 2025