Penyebaran teknologi digital yang semakin luas mendorong transformasi pola interaksi anak usia dini dengan media elektronik. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan akses, kepemilikan, dan pola penggunaan Gadget pada anak usia 4-6 tahun di Parit 19 serta menganalisis praktik pengawasan orang tua. Metode penelitian deskriptif kuantitatif dengan total sampling diterapkan terhadap 10 anak yang memenuhi kriteria usia dari populasi 20 anak. Pengumpulan data menggunakan kuesioner terstruktur yang diisi orang tua/wali, dianalisis melalui statistik deskriptif dalam bentuk frekuensi dan persentase. Temuan menunjukkan akses universal (100%) kontras dengan kepemilikan pribadi minimal (10%), mengindikasikan pola "Gadget sebagai perangkat keluarga". Smartphone Android mendominasi (100%) dengan aktivitas utama menonton video (80%) dan aplikasi edukasi (50%). Durasi penggunaan terdistribusi: 50% sesuai rekomendasi WHO (1 jam/hari), namun 20% berlebihan (3 jam/hari). Praktik pengawasan menunjukkan intensitas tinggi (60% selalu diawasi) dengan implementasi konsisten aturan waktu (100%) dan pembatasan konten ketat (80%). Studi ini mengidentifikasi paradoks aksesibilitas tinggi versus kepemilikan rendah yang mencerminkan kontrol parental efektif, namun memerlukan intervensi edukasi untuk optimalisasi durasi penggunaan. Implikasi mencakup pengembangan program literasi digital keluarga berbasis komunitas lokal.
Copyrights © 2025