Nelayan merupakan kelompok masyarakat yang mata pencariannya sebagian besar bersumber dari aktivitas menangkap ikan dan mengumpulkan hasil laut lainnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan nelayan pukat tepi serta kontribusinya terhadap peningkatan ekonomi keluarga di Pantai Purus, Kota Padang. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik survei melalui wawancara dan kuesioner terhadap 20 nelayan pukat tepi yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Variabel bebas yang dianalisis mencakup status kepemilikan alat tangkap, panjang alat pukat, frekuensi melaut, jumlah ABK, dan biaya operasional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model regresi secara simultan signifikan pada taraf kepercayaan 95%, dengan R² = 0,698 yang berarti 69,8% variasi pendapatan nelayan dapat dijelaskan oleh variabel bebas, sedangkan 30,2% dipengaruhi faktor lain di luar model. Secara parsial, panjang alat pukat (t = 3,469; sig = 0,004), frekuensi melaut (t = -2,565; sig = 0,022), dan jumlah ABK (t = -4,236; sig = 0,001) berpengaruh signifikan terhadap pendapatan nelayan. Sebaliknya, status kepemilikan (sig > 0,05) dan biaya operasional (t = -2,645; sig = 0,397) tidak berpengaruh signifikan
Copyrights © 2025