Artikel ini mengkaji pengembangan produk dan tantangan yang dihadapi oleh tim PKM Nusa Batik dalam menciptakan produk batik dengan ciri khas lokal yang berbasis keberlanjutan. Proses pengembangan ini menemui berbagai kesulitan, terutama dalam hal pengaturan waktu dan pembagian tugas antar anggota tim. Kendala-kendala tersebut menghambat pencapaian target yang telah ditetapkan, meskipun upaya perbaikan terus dilakukan. Tim terus berusaha untuk memperbaiki sistem kerja, meningkatkan koordinasi, serta melakukan inovasi produk agar masalah yang dihadapi dapat diatasi. Meskipun hasil yang optimal belum sepenuhnya tercapai, pengalaman ini memberikan pembelajaran penting dalam pengelolaan usaha kecil dan pengembangan produk berbasis budaya lokal.
Copyrights © 2025