Tinjauan literatur ini menganalisis perkembangan penelitian mengenai pemasaran digital farmasi selama satu dekade terakhir (2015-2025) melalui kajian sistematis terhadap 40 artikel terpilih. Hasil kajian menunjukkan bahwa fokus penelitian telah berevolusi secara signifikan dari eksplorasi awal mengenai pemasaran langsung konsumen (DTC) dan isu etika digital, menuju adopsi sistemik teknologi seperti blockchain dan Digital Control Tower untuk ketahanan rantai pasok, serta hingga tata kelola kecerdasan buatan generatif. Sepanjang perjalanan ini, penelitian secara dinamis merespons tantangan yang muncul, termasuk integritas produk, ageism dalam periklanan, dan variasi regulasi, dengan mengembangkan solusi teknis dan rekomendasi kebijakan. Meskipun transformasi digital telah terbukti menciptakan nilai ekonomi korporat yang nyata, kajian ini mengidentifikasi celah kritis, yaitu belum adanya kerangka kerja terpadu yang mengoperasionalkan analitik Marketing 4.0 khusus untuk konteks pemasaran bisnis-ke-bisnis (B2B) di sektor farmasi. Oleh karena itu, penelitian ke depan perlu memprioritaskan pengembangan roadmap strategis yang menjembatani data operasional dengan pengambilan keputusan pemasaran yang prediktif, sekaligus memperkuat kapabilitas organisasi untuk memastikan keberlanjutan inovasi digital.
Copyrights © 2026