Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkuat literasi matematika siswa SMP melalui pendampingan pada operasi penjumlahan dan perkalian bilangan bulat. Permasalahan utama yang dihadapi mitra adalah rendahnya pemahaman konsep dasar, tingginya kesalahan konseptual dan prosedural, serta kesulitan siswa dalam mengaitkan operasi hitung dengan konteks kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan di SMP Negeri 1 Mappakasunggu dengan sasaran 30 siswa kelas VIII. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan pendampingan partisipatif dan kontekstual yang meliputi pemetaan kemampuan awal, penguatan konsep dasar, latihan terstruktur dan terbimbing, serta evaluasi hasil pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebelum pendampingan sebagian besar siswa berada pada kategori literasi matematika rendah dan mengalami kesalahan dominan pada penentuan tanda bilangan, perkalian bilangan negatif, serta pemahaman soal kontekstual. Setelah pelaksanaan pendampingan, siswa menunjukkan peningkatan pemahaman konsep, berkurangnya kesalahan dalam operasi penjumlahan dan perkalian, serta meningkatnya kemampuan menyelesaikan soal kontekstual secara lebih bermakna. Selain berdampak pada siswa, kegiatan ini juga memberikan manfaat bagi guru mitra sebagai alternatif praktik pembelajaran berbasis pemahaman konsep dan konteks nyata. Secara keseluruhan, pendampingan literasi matematika terbukti efektif sebagai upaya penguatan kompetensi dasar matematika siswa SMP dan berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan.
Copyrights © 2025