Penggunaan material lokal yaitu agregat kasar dan agregat halus memiliki peran penting dalam pekerjaan konstruksi karena mampu menekan biaya, meningkatkan efisiensi, serta memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat. Namun, dalam pekerjaan perkerasan kaku, tantangan muncul ketika pelaksana harus menyesuaikan korelasi antara kuat tekan dan kuat lentur beton melalui trial mix yang memakan waktu dan biaya. Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mendiseminasikan hasil penelitian mengenai model konversi kuat tekan–kuat lentur beton berbasis material lokal yang berasal dari Provinsi Sumatera Selatan kepada CV. Sarana Mitra Teknik sebagai mitra pelaksana konstruksi jalan di Palembang. Metode pengabdian dilakukan melalui sosialisasi langsung, penyampaian materi teknis, diskusi interaktif, serta penyediaan modul pelatihan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta mengenai karakteristik material lokal, pentingnya pengujian kuat tekan dan kuat lentur, serta potensi penerapan model konversi dalam mengurangi ketergantungan terhadap trial mix. Peserta juga memberikan respon positif terkait kepraktisan model konversi dalam mendukung perencanaan beton yang lebih efisien. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penelitian ini dapat dimanfaatkan langsung di lapangan dan direkomendasikan penggunaan model ini secara bertahap, melakukan uji tambahan, serta membuat panduan teknis agar penerapannya lebih mudah dalam perencanaan beton.
Copyrights © 2025