Pesantren mahasiswa memiliki potensi strategis dalam pengembangan kewirausahaan berbasis nilaikeislaman, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam mewujudkan kemandirian ekonomi.Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto menghadapi permasalahan berupa pengelolaan unitusaha yang belum terintegrasi, keterbatasan kapasitas manajerial santri, serta minimnya pemanfaatanteknologi dalam perencanaan dan pemasaran bisnis. Program pengabdian ini bertujuan memperkuatkapasitas kewirausahaan santri dan tata kelola usaha pesantren melalui pendampingan bisnis terintegrasi berbasis pesantren. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan sasaran 50 santri, meliputi pelatihan kewirausahaan, mentoring, dan klinik bisnis yang dilaksanakan secara bertahap mulai dari perumusan ide hingga penyusunan business plan dan pembuatan dummy produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan bisnis santri, terbentuknya lima kelompok usaha berbasis potensi lokal, serta mulai terbangunnya kesadaran pengelolaan usaha pesantren secara lebih sistematis. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan bisnis yang terintegrasi dan kontekstual efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren mahasiswa serta relevan untuk dikembangkan sebagai model pengabdian masyarakat berbasis pesantren.
Copyrights © 2025