Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Faktor Sosiodemografis terhadap Akses Teknologi Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap Cahyaningsih, Anggi Fitria; Pujiyanto, M. Aris; Azizi, Ernes Septina; Permana, Faishal; Solekan, Muhamad; Kinding, Dwi Putriana Nuramanah
Paradigma Agribisnis Vol 8 No 1 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v8i1.10878

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Strategi perkembangan digitalisasi UMKM salah satu alternatif solusi bagi pelaku UMKM dalam proses bisnis usahanya. Namun adopsi teknologi digital mereka masih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor sosio-demografis yang mempengaruhi akses dan penggunaan teknologi digital pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif, mengambil sampel 50 pelaku UMKM melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan ordinal logistic regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dihasilkan mengindikasikan bahwa variabel sosio-demografis mempengaruhi 53,2% dari akses teknologi digital UMKM. Secara spesifik, jenis kelamin, usia, jenis usaha, dan pendapatan rata-rata berpengaruh signifikan terhadap akses dan penggunaan teknologi digital. Jenis kelamin laki-laki cenderung memiliki akses dan penggunaan yang lebih tinggi (OR = 2,718). Usia berpengaruh negatif, di mana pelaku UMKM yang lebih tua memiliki akses lebih rendah (OR = -0,604). Jenis usaha perdagangan dan jasa lebih intensif dalam mengadopsi teknologi digital (OR = 0,443) dibandingkan jenis usaha lain. Selain itu, pendapatan yang lebih tinggi meningkatkan kemungkinan akses dan penggunaan teknologi (OR = 1,88). Adanya kesenjangan digital yang signifikan berdasarkan faktor sosio-demografis sehingga perlu adanya program pelatihan digital yang inklusif, dukungan finansial untuk investasi teknologi, dan kebijakan yang disesuaikan dengan karakteristik unik setiap kelompok UMKM untuk mendorong transformasi digital yang lebih merata.  
Pengaruh Faktor Sosiodemografis terhadap Akses Teknologi Digital Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cipari Kabupaten Cilacap Cahyaningsih, Anggi Fitria; Pujiyanto, M. Aris; Azizi, Ernes Septina; Permana, Faishal; Solekan, Muhamad; Kinding, Dwi Putriana Nuramanah
Paradigma Agribisnis Vol 8 No 1 (2025): Paradigma Agribisnis
Publisher : lembaga penelitian universitas swadaya gunung jati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33603/jpa.v8i1.10878

Abstract

UMKM memiliki peran strategis dalam perekonomian nasional. Strategi perkembangan digitalisasi UMKM salah satu alternatif solusi bagi pelaku UMKM dalam proses bisnis usahanya. Namun adopsi teknologi digital mereka masih rendah. Penelitian ini bertujuan menganalisis faktor sosio-demografis yang mempengaruhi akses dan penggunaan teknologi digital pada Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kecamatan Cipari, Kabupaten Cilacap.  Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analitis dengan pendekatan kualitatif, mengambil sampel 50 pelaku UMKM melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara terstruktur dan dianalisis menggunakan ordinal logistic regression. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model yang dihasilkan mengindikasikan bahwa variabel sosio-demografis mempengaruhi 53,2% dari akses teknologi digital UMKM. Secara spesifik, jenis kelamin, usia, jenis usaha, dan pendapatan rata-rata berpengaruh signifikan terhadap akses dan penggunaan teknologi digital. Jenis kelamin laki-laki cenderung memiliki akses dan penggunaan yang lebih tinggi (OR = 2,718). Usia berpengaruh negatif, di mana pelaku UMKM yang lebih tua memiliki akses lebih rendah (OR = -0,604). Jenis usaha perdagangan dan jasa lebih intensif dalam mengadopsi teknologi digital (OR = 0,443) dibandingkan jenis usaha lain. Selain itu, pendapatan yang lebih tinggi meningkatkan kemungkinan akses dan penggunaan teknologi (OR = 1,88). Adanya kesenjangan digital yang signifikan berdasarkan faktor sosio-demografis sehingga perlu adanya program pelatihan digital yang inklusif, dukungan finansial untuk investasi teknologi, dan kebijakan yang disesuaikan dengan karakteristik unik setiap kelompok UMKM untuk mendorong transformasi digital yang lebih merata.  
Analisis perbandingan peramalan produksi dan harga komoditas ubi kayu di Jawa Tengah: Studi kasus aplikasi model Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) dan implikasinya terhadap teori penawaran harga Permana, Faishal; Karim, Akhmad Rizqul; Prasetyo, Kunandar; Cahyaningsih, Anggi Fitria; Azizi, Ernes Septina; Pujiyanto, M Aris; Putriana N K, Dwi; Solekan, Muhamad
Journal of Agribusiness Science and Rural Development Vol. 5 No. 1 (2025): JASRD
Publisher : LP3M Universitas Putra Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32639/xwxbgv69

Abstract

This research aimed to develop forecasting models for both the production and producer prices of cassava in Central Java using the Autoregressive Integrated Moving Average (ARIMA) method, recognizing the significant role of this commodity in the regional economy. Through time series analysis stages using 1993 until 2022 data years encompassing stationarity testing (ADF), model identification based on Autocorrelation Function (ACF) and Partial (Autocorrelation Function) PACF, parameter estimation using Akaike Information Criterion (AIC), Bayesian Information Criterion (BIC) atau Schwarz Bayesian Criterion (SBC), standard error with Stata 17, and residual diagnostic testing (white noise), the study identified ARIMA (2,1,1) as the optimal model for production forecasting and ARIMA (1,1,1) for producer price forecasting. The forecasting results indicate a declining trend in cassava production in Central Java from 1993 to 2029, contrasting with an increasing trend in producer prices. Supply elasticity analysis using the forecasted production and price data yielded a value of -0.76, indicating that the supply of cassava in Central Java is inelastic, where price changes do not elicit a proportional supply response from farmers. Although cassava is an inelastic and inferior commodity, the government still needs to play an active role in improving farmers' knowledge of technology and encouraging processing research to increase its added value and supply chain effectiveness.
Pendampingan Bisnis Terintegrasi Berbasis Pesantren Anwar, Nurul; Maghfiroh, Siti; Karim , Akhmad Rizqul; Permana, Faishal
Solidaritas: Jurnal Pengabdian Vol. 5 No. 2 (2025): Solidaritas: Jurnal Pengabdian
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat UIN Prof. K.H. Saifuddin Zuhri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren mahasiswa memiliki potensi strategis dalam pengembangan kewirausahaan berbasis nilaikeislaman, namun masih menghadapi berbagai kendala dalam mewujudkan kemandirian ekonomi.Pesantren Mahasiswa An Najah Purwokerto menghadapi permasalahan berupa pengelolaan unitusaha yang belum terintegrasi, keterbatasan kapasitas manajerial santri, serta minimnya pemanfaatanteknologi dalam perencanaan dan pemasaran bisnis. Program pengabdian ini bertujuan memperkuatkapasitas kewirausahaan santri dan tata kelola usaha pesantren melalui pendampingan bisnis terintegrasi berbasis pesantren. Metode yang digunakan adalah pendampingan partisipatif dengan sasaran 50 santri, meliputi pelatihan kewirausahaan, mentoring, dan klinik bisnis yang dilaksanakan secara bertahap mulai dari perumusan ide hingga penyusunan business plan dan pembuatan dummy produk. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan bisnis santri, terbentuknya lima kelompok usaha berbasis potensi lokal, serta mulai terbangunnya kesadaran pengelolaan usaha pesantren secara lebih sistematis. Program ini menunjukkan bahwa pendampingan bisnis yang terintegrasi dan kontekstual efektif dalam mendorong kemandirian ekonomi pesantren mahasiswa serta relevan untuk dikembangkan sebagai model pengabdian masyarakat berbasis pesantren.