Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh stimulus motorik halus terhadap kemampuan menulis permulaan pada anak usia 4–5 tahun. Kemampuan menulis merupakan bagian penting dari perkembangan literasi awal, dan dapat ditingkatkan melalui stimulasi motorik halus seperti meronce, menjiplak, dan menyusun benda kecil. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest. Sampel terdiri dari 30 anak yang dipilih secara acak. Instrumen berupa lembar observasi dan tes praktik menulis. Analisis data dilakukan dengan uji paired sample t-test menggunakan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan antara hasil pretest dan posttest, yang berarti stimulasi motorik halus efektif dalam meningkatkan kemampuan menulis permulaan anak. Temuan ini didukung oleh berbagai teori yang menyatakan pentingnya keterampilan motorik halus dalam menunjang perkembangan menulis pada anak usia dini.
Copyrights © 2025