Masa golden period merupakan fase penting dalam perkembangan otak anak usia dini yang memerlukan stimulasi dan dukungan lingkungan yang optimal. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan potensi motorik dan kognitif anak usia dini melalui stimulasi brain gym serta meningkatkan pemahaman orang tua mengenai bahaya konsumsi makanan dan minuman tinggi gula. Kegiatan dilaksanakan di School and Therapy Talitakum selama satu bulan, melibatkan 31 anak usia dini rentang usia 4–6 tahun beserta orang tua, dengan pendampingan dua fisioterapis dan mahasiswa magang Fakultas Psikologi Universitas Muria Kudus. Metode yang digunakan meliputi stimulasi brain gym secara rutin, demonstrasi gerakan, pendampingan langsung, serta psikoedukasi dan diskusi interaktif dengan orang tua terkait pengendalian asupan gula pada anak. Gerakan brain gym yang diterapkan antara lain belly breathing, cross crawl, lazy 8’s, arm activation, the owl, the elephant, dan double doodle. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan fokus dan koordinasi motorik anak dalam aktivitas sehari-hari serta meningkatnya pemahaman orang tua dalam menerapkan stimulasi perkembangan dan pengelolaan pola konsumsi makanan sehat di lingkungan keluarga. Kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model pendampingan yang berkelanjutan dalam mengoptimalkan potensi anak usia dini melalui kolaborasi antara terapis, orang tua, dan institusi pendidikan.
Copyrights © 2025