Pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan dengan mitra kategori keluarga miskin estrim yang mempunyai balita stunting di Desa Winduaji. Program pengabdian masyarakat dilaksanakan pada bulan Maret Sampai Agustus 2025. Permasalahan yang terjadi antara lain: adanya kasus stunting sejumlah 125 balita dan sejumlah 60 balita berasal dari keluarga miskin ekstrim, Sebagian besar ibu balita stunting masih belum maksimal mendapatkan informasi gizi dan kesehatan terutama pemberian makanan tambahan, rendahnya komunikasi advokasi stunting dan solusi penanganan stunting. Tujuan pengabdian ini sebagai upaya untuk menurunkan tingkat stunting. Metode untuk mengatasi masalah mitra melalui sosialisasi dan pelatihan. Tahapan kegiatan dilakukan penyediaan lahan pekarangan yang belum termanfaatkan untuk taman gizi keluarga. Hasil kegiatan pengabdian dapat disimpulkan pembangunan taman gizi keluarga berdasarkan hasil pretest dan post-test menunjukan adanya peningkatan pengetahuan masyarakat tentang stunting. Masyarakat telah melaksanakan pemanfaatan lahan pekarangan sayuran menjadi aneka inovasi makanan sehat meningkatkan 90%. Total penerimaan tambahan yang di peroleh mitra per 3 bulan sebesar Rp1.500.000 dan pendapatan per 3 bulan adalah sebesar Rp 1.100.000, Pelatihan perencanaan keuangan keluarga mampu meningkatkan 80% pemahaman mengenai perencanaan keuangan keluarga, penyuluhan mengenai gizi seimbang pada balita menunjukan meningkatkan pengetahuan 85% akan diikuti dengan perubahan perilaku dan penyuluhan pencegahan stunting menunjukkan meningkatkan 90%, bahwa edukasi keluarga berkaitan erat dengan pencegahan stunting yang melibatkan pemahaman tentang gizi, pola makan sehat, sanitasi, dan praktik kebersihan. Diharapkan melalui program pengabdian kepada masyarakat akan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Winduaji dan menurunkan angka stunting.
Copyrights © 2026