Penelitian ini membahas penerapan baffle fiber steel pada cerobong alat pembakar sampah portabel untuk menurunkan kadar emisi gas dan opasitas asap pembakaran. Permasalahan timbunan sampah di Indonesia, khususnya di Kota Tegal yang mencapai 200 ton per hari, menuntut solusi efektif yang ramah lingkungan. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membandingkan performa insinerator portabel yang menggunakan baffle fiber steel dan tidak menggunakan baffle fiber steel. Parameter yang diamati meliputi laju pembakaran, laju aliran udara, kadar gas CO dan CO₂, serta hasil redemen abu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan baffle fiber steel mampu menurunkan kadar CO rata-rata sebesar 45,8% dan kadar CO₂ sebesar 23,6%, serta menghasilkan pembakaran yang lebih stabil dan minim asap. Laju pembakaran pada alat tanpa baffle mencapai 20 kg/jam, sedangkan pada alat dengan baffle menurun menjadi 12 kg/jam, namun menghasilkan pembakaran yang lebih bersih. Desain ini menunjukkan potensi besar untuk diterapkan pada sistem pengelolaan sampah skala rumah tangga yang efisien dan ramah lingkungan.
Copyrights © 2025