Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi dan merumuskan strategi pengembangan Ekowisata Mangrove Forest Lembar Selatan, Kabupaten Lombok Barat. Pendekatan yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri atas pengelola Pokdarwis, pemerintah desa, serta masyarakat lokal. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman, sedangkan strategi pengembangan disusun menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kawasan ekowisata memiliki potensi besar dalam aspek ekologis, sosial, dan ekonomi. Keanekaragaman hayati dengan 28 spesies mangrove berfungsi sebagai pelindung pantai dan habitat biota laut, sedangkan partisipasi aktif masyarakat dan dukungan pemuda melalui Karang Taruna memperkuat aspek sosial. Dari sisi ekonomi, kegiatan usaha berbasis wisata seperti jasa perahu, kuliner, dan kerajinan meningkatkan pendapatan masyarakat. Namun, kendala masih ditemukan dalam bentuk minimnya dukungan kebijakan, pendanaan, dan infrastruktur pariwisata. Strategi pengembangan yang disusun meliputi optimalisasi promosi digital, diversifikasi paket wisata berbasis edukasi dan konservasi, penguatan kelembagaan Pokdarwis, serta kolaborasi dengan NGO dan akademisi. Hasil penelitian ini sejalan dengan prinsip pariwisata berkelanjutan yang menekankan keseimbangan antara konservasi lingkungan dan kesejahteraan sosial ekonomi masyarakat.
Copyrights © 2025