Indonesia Berdaya
Vol 7, No 1 (2026)

Revitalisasi Kebun Edukatif melalui Budidaya Tanaman Herbal untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Ekonomi Sirkular Berbasis Komunitas [Revitalizing Educational Park through Herbal Plant Cultivation to Support Community-Based Food Security and Circular Economy]

Hakika, Dhias Cahya (Unknown)
Asih, Hayati Mukti (Unknown)
Rosyady, Phisca Aditya (Unknown)
Andriansyah, Revaldo (Unknown)
Wijaya, Kenedy (Unknown)
Auliya, Ayu Intan Afiani (Unknown)
Aulia, Viola Lulu (Unknown)



Article Info

Publish Date
09 Jan 2026

Abstract

Food security is one of the key strategic issues in sustainable development, particularly at the local community level, which is vulnerable to food crises and climate change. To address this challenge, this community service activity was conducted with the aim of improving knowledge and skills among community members, especially local farmer groups in cultivating herbal plants as a strategy for local food resilience and the implementation of a circular economy at Kebun Dakwah Muhammadiyah Yogyakarta. The cultivated commodities include ginger, aromatic ginger (kencur), turmeric, temulawak, and lemongrass, all of which have high potential as raw materials for value-added herbal products. The educational program was designed using a participatory approach, involving lectures, hands-on training, and mentoring by a multidisciplinary team of lecturers and students from Universitas Ahmad Dahlan’s KKN (Community Service Program). The training covered land preparation, seed selection, eco-friendly cultivation techniques, and post-harvest product processing education to support the circular economy concept. Evaluation results showed a significant increase in participants’ understanding of the benefits of herbal plants (increasing 29%) and cultivation techniques (increasing 30%). This initiative also supports the optimization of existing post-harvest technologies such as solar dryers, while strengthening the circular economy ecosystem in the area. Abstrak. Ketahanan pangan merupakan salah satu isu strategis dalam pembangunan berkelanjutan, khususnya di tingkat komunitas lokal yang rentan terhadap krisis pangan dan perubahan iklim. Untuk menjawab tantangan ini, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dengan tujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat khususnya kelompok petani komunitas dalam membudidayakan tanaman herbal sebagai bagian dari strategi ketahanan pangan lokal dan implementasi ekonomi sirkular di Kebun Dakwah Muhammadiyah Yogyakarta. Komoditas yang dibudidayakan meliputi jahe, kencur, kunyit, temulawak, dan sereh wangi yang memiliki potensi tinggi sebagai bahan baku produk olahan herbal bernilai tambah. Program edukasi dirancang melalui pendekatan partisipatif dengan metode penyuluhan, pelatihan praktik langsung, dan pendampingan oleh tim dosen lintas disiplin dan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Ahmad Dahlan. Edukasi dilakukan mulai dari penyiapan lahan, pemilihan bibit, teknik budidaya ramah lingkungan, hingga edukasi pengolahan produk pascapanen sebagai implementasi konsep ekonomi sirkular. Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam pemahaman peserta terhadap manfaat tanaman herbal sebanyak 29% dan teknik budidayanya sebesar 30%. Kegiatan ini juga mendukung optimalisasi teknologi fasilitas pascapanen yang telah ada di lokasi pengabdian seperti rumah pengering, sekaligus memperkuat ekosistem ekonomi sirkular di kawasan tersebut.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

ib

Publisher

Subject

Arts Humanities Economics, Econometrics & Finance Education Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health Social Sciences Veterinary Other

Description

The aim of this journal publication is to disseminate the conceptual thoughts or ideas and research results that have been achieved in the area of community services. Indonesia Berdaya particularly focuses on the main problems in the development of the sciences of community services areas as ...