Latar Belakang: Kekurangan energi kronis pada ibu hamil meningkatkan risiko komplikasi, bayi berat lahir rendah, dan stunting. Program pemberian makanan tambahan lokal untuk memperbaiki status gizi keberhasilannya masih bervariasi. Penelitian ini menganalisis prediktor pemulihan kekurangan energi kronis pada ibu hamil penerima makanan tambahan lokal tahun 2024 di Kabupaten Aceh Utara.Metode: Studi analitik potong lintang dilakukan di sembilan Puskesmas dengan melibatkan 166 ibu hamil kekurangan energi kronik yang dipilih melalui stratified purposive sampling dari 719 ibu hamil. Analisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda.Hasil: Sebanyak 69,9% ibu hamil mencapai pemulihan status gizi. LiLA ≥21,83 cm merupakan prediktor dominan pemulihan (AOR = 7,87; p < 0,001), sedangkan usia kehamilan saat kunjungan pertama dan indeks masa tubuh pra-kehamilan tidak berhubungan signifikan.Kesimpulan: LiLA merupakan prediktor utama pemulihan KEK pada ibu hamil, sehingga deteksi dini, pemantauan, dan intervensi gizi sejak trimester pertama perlu diperkuat di layanan primer.
Copyrights © 2025