Latar Belakang: Tuberculosis Multidrug-Resistant (TB MDR) merupakan masalah kesehatan serius di Indonesia karena bakteri Mycobacterium tuberculosis telah resisten terhadap Isoniazid dan Rifampisin. Keberhasilan terapi jangka panjang pada TB MDR sangat dipengaruhi oleh kepatuhan minum obat, di mana dukungan keluarga berperan penting dalam meningkatkan motivasi dan konsistensi pasien.Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel terdiri dari 54 pasien TB MDR di wilayah kerja Puskesmas Cikundul Kota Sukabumi yang dipilih melalui purposive sampling. Instrumen penelitian meliputi Duke-UNC Functional Social Support Questionnaire (FSSQ) untuk mengukur dukungan keluarga dan Morisky Medication Adherence Scale (MMAS-8) untuk menilai kepatuhan minum obat. Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-Square.Hasil: Terdapat hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan minum obat pasien TB MDR (p = 0,000), di mana pasien dengan dukungan keluarga tinggi menunjukkan kepatuhan yang lebih baik.Kesimpulan: Dukungan keluarga berpengaruh positif terhadap kepatuhan minum obat pasien TB MDR. Keluarga diharapkan berperan aktif dalam mendampingi, mengingatkan jadwal obat, dan memberi dukungan emosional untuk mendukung keberhasilan terapi.
Copyrights © 2025