Pendidikan inklusif merupakan hak fundamental bagi setiap anak, termasuk anak berkebutuhan khusus (ABK) di usia dini. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan mengembangkan model Pendidikan Islam Anak Usia Dini (PIAUD) inklusif berbasis masyarakat di Kabupaten Sidoarjo. Melalui pendekatan partisipatif, program ini melibatkan pendidik, orangtua, dan masyarakat dalam menciptakan lingkungan pembelajaran yang ramah dan aksesible bagi semua anak. Metode yang digunakan meliputi pelatihan guru, pengembangan media pembelajaran adaptif, pemberdayaan orangtua, dan pembentukan support system berbasis komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman dan kompetensi pendidik PIAUD dalam menangani ABK, terciptanya lingkungan belajar yang lebih inklusif, serta meningkatnya partisipasi masyarakat dalam mendukung pendidikan inklusif. Program ini diharapkan menjadi model replikasi bagi pengembangan PIAUD inklusif di wilayah lain. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan model Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) inklusif berbasis masyarakat yang efektif di Kabupaten Sidoarjo. Model ini dirancang untuk memenuhi kebutuhan pendidikan anak berkebutuhan khusus (ABK) melalui pendekatan yang ramah anak dan melibatkan partisipasi aktif masyarakat. Penelitian ini menggunakan metode penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan tahapan meliputi analisis kebutuhan, desain model, pengembangan produk, uji coba, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model PIAUD inklusif berbasis masyarakat ini efektif meningkatkan partisipasi ABK dalam pendidikan, meningkatkan kompetensi guru dalam menangani ABK, serta meningkatkan dukungan masyarakat terhadap pendidikan inklusif.
Copyrights © 2026