At-Tawassuth: Jurnal Ekonomi Islam
Jurnal At-Tawassuth | Vol. X | No. 2 | 2025

PEMIKIRAN SEYYED HOSSEIN NASR TENTANG ETIKA LINGKUNGAN DAN EKONOMI HIJAU DALAM ISLAM

Harianto, Budi (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Adenan, Adenan (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Siregar, Paisal (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)
Safitri, Yuli (Universitas Islam Negeri Sumatera Utara)



Article Info

Publish Date
30 Dec 2025

Abstract

Penelitian ini menganalisis pemikiran Seyyed Hossein Nasr mengenai etika lingkungan dan relevansinya bagi pembangunan ekonomi hijau dalam perspektif Islam. Sebagai tokoh mazhab Perennial dan filsafat Islam kontemporer, Nasr menegaskan pentingnya mengembalikan kesakralan alam (sacred nature) melalui kosmologi tauhid, konsep manusia sebagai khalifah dan pemegang amanah, serta kritik terhadap saintisme dan reduksionisme modern yang memicu krisis ekologis. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka dan analisis hermeneutik-konseptual terhadap karya-karya Nasr dan literatur terkait ekoteologi Islam dan keuangan/ekonomi syariah berkelanjutan. Hasil kajian menunjukkan: (1) etika lingkungan Islam berbasis tauhid, mizan (keseimbangan), ‘adl (keadilan), dan larangan israf (ekses) menyediakan prinsip normatif untuk tata kelola sumber daya; (2) ekonomi hijau dalam Islam perlu ditopang oleh maqasid al-syari‘ah yang menegaskan kemaslahatan lintas generasi; (3) instrumen kelembagaan seperti zakat lingkungan, wakaf hijau, hisbah, dan sukuk hijau dapat mengoperasionalkan nilai etis ke dalam kebijakan; (4) agenda operasional meliputi standar ESG syariah, rantai pasok halal sirkular, dan pengukuran dampak. Artikel ini menawarkan kerangka sintesis “Sacred-Value Green Economy” untuk mengintegrasikan spiritualitas, etika, dan instrumen ekonomi hijau berbasis syariah.

Copyrights © 2025