Penelitian ini dimotivasi oleh anak usia dini yang mengalami masalah keterlambatan bicara. Keterlambatan bicara pada anak usia dini adalah kondisi di mana kualitas perkembangan bicara anak tidak sesuai atau di bawah usianya, di mana anak mengalami kesulitan dalam mengekspresikan perasaannya dan anak kurang menguasai kosakata. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penggunaan metode pemecahan masalah guru dalam menangani keterlambatan bicara pada anak usia 5-6 tahun. Subjek dalam penelitian ini adalah 2 guru anak yang mengalami keterlambatan bicara. Pengumpulan data diperoleh dari informan primer menggunakan metode wawancara semi-terstruktur dengan guru kelas subjek. Teknik analisis data yang digunakan menggunakan teknik deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian. Berdasarkan hasil analisis, dapat disimpulkan bahwa keterlambatan bicara yang dialami anak usia dini menyebabkan beberapa hambatan, termasuk anak tidak mampu mengungkapkan apa yang mereka rasakan atau apa yang mereka inginkan, anak merasa canggung saat mengobrol dengan teman-teman mereka, dan juga anak cenderung pendiam. Hambatan juga dirasakan oleh lawan bicara anak seperti orang tua, guru atau teman ketika mereka ingin mengajak anak berbicara. Melalui pembelajaran metode pemecahan masalah yang dilakukan oleh guru, anak-anak mampu dan berani berbicara meskipun masih ada beberapa huruf yang belum jelas.
Copyrights © 2025