Stres ekstrem yang terjadi pada era modern menjadi persoalan yang semakin kompleks. Proses modernisasi, kemajuan digital, transformasi sosial yang pesat, serta tekanan ekonomi berkontribusi besar dalam meningkatnya jumlah dan tingkat keparahan krisis mental individu. Konseling krisis saat ini hadir sebagai pendekatan yang responsif dan terarah untuk meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkan dari stres berat dan pengalaman traumatis. Penelitian ini menggunakan metode analisis data literature review dengan menelaah berbagai penelitian, buku, dan artikel ilmiah terbaru di Indonesia guna merumuskan kerangka konseptual, strategi pelaksaan, serta efektivitas konseling krisis dalam konteks masyarakat kontemporer. Hasil analisis menunjukkan bahwa konseling krisis yang dilakukan secara terencana, meliputi tahap evaluasi awal, intervensi singkat, dan tindak lanjut, memiliki potensi yang signifikan dalam mengurangi stres berat, meningkatkan penerimaan diri, dan membangun adaptasi positif bagi individu. Pembahasan ini menyoroti hubungan antara fenomena stres dengan faktor teknologi digital, dan pengembangan protokol respons krisis yang fleksibel sebagai langkah konkret menghadapi stres berat di era modern.
Copyrights © 2025