Perawat adalah tenaga kesehatan yang berperan penting dalam pelaksanaan asuhan keperawatan, termasuk tindakan pencegahan phlebitis pada pasien yang mendapatkan terapi intravena. Phlebitis merupakan salah satu komplikasi yang sering terjadi akibat pemasangan infus dan masih menjadi indikator mutu penting dalam pelayanan keperawatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku perawat dalam pencegahan phlebitis di rumah sakit. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif kuantitatif dengan sampel sebanyak 101 perawat yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner perilaku (pengetahuan, sikap, dan tindakan) yang telah diuji validitas dan reliabilitas. Analisis data dilakukan secara univariat untuk melihat distibusi frekuensi pada setiap variabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas perawat memiliki perilaku yang baik dalam pencegahan phlebitis. Sebanyak 95 perawat (94,1%) memiliki pengetahuan yang baik, 97 perawat (96%) memiliki sikap positif, dan 88 perawat (87,1%) melakukan tindakan pencegahan dengan baik. Perilaku perawat dalam pencegahan phlebitis berada dalam kategori baik. Namun demikian, hasil ini diharapkan dapat menjadi dasar untuk meningkatkan upaya edukasi, pelatihan, dan pemantauan berkelanjutan agar kejadian phlebitis dapat ditekan dan mutu pelayanan semakin optimal.
Copyrights © 2026