Permasalahan penelitian adalah kerusakan spesifikasi lumpur pemboran pada Sumur JR di RB karena terkontaminasi senyawa Magnesium Khlorida (MgCl2) dan Feri Khlorida dari senyawa formasi pemboran. Tujuan penelitian adalah menggambarkan dampak senyawa kontaminan terhadap sifat rheologi lumpur pemboran dan metode penangannya. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian pengujian yang dilakukan laboratorium program studi teknik penrminyakan Sekolah Tinggi teknologi Migas Balikpapan. Hasil pengujian menunjukan, akibat terkontaminasi senyawa MgCl2 dan FeCl3 lumpur pemboran mengami penurunan sifat plastic viscosity, yield point, gel strength, pH, kekeruhan dan perubahan warna yang tidak sesuai API 13B. Injeksi bahan tambah Kalsium Hidroksida (KOK) dapat meningkatkan sifat plastic viscosity, yield point, gel strength, pH, kekeruhan, dan perubahan warna sehingga dapat memenuhi spesifikasi standar API 13B.
Copyrights © 2026