Tengkuluk merupakan penutup kepala tradisional wanita Melayu Jambi yang sarat akan nilai budaya, estetika, dan filosofi. Artikel ini membahas tentang sejarah, nilai estetika, fungsi sosial, dan pelestarian tengkuluk pada masa kini. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka, dengan mengutip beberapa sumber ilmiah tentang tengkuluk berdasarkan aspek budaya, etnolinguistik, dan seni rupa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tengkuluk bukan hanya sekadar aksesori busana, tetapi juga penanda status sosial, spiritualitas, dan identitas budaya wanita Melayu. Setiap bentuk dan desain tengkuluk mengandung makna simbolis yang erat kaitannya dengan nilai–nilai adat dan ajaran Islam. Dalam konteks modern, pelestarian tengkuluk dilakukan melalui dokumentasi visual, edukasi budaya lokal, dan pemanfaatan media digital seperti karya lukis digital. Tengkuluk tidak hanya menciptakan bentuk estetika, tetapi juga warisan budaya yang hidup dalam mewariskan nilai–nilai dan kreativitas dari generasi ke generasi.
Copyrights © 2026