Indonesian Research Journal on Education
Vol. 5 No. 6 (2025): Irje 2025

Kerentanan Struktural dan Erosi Demokrasi: Kajian Desain Kelembagaan Badan Pengelola Pemilu Daerah Mempermudah Patronase dan Melemahkan Demokrasi Konstitusional di Indonesia

Hadrizal, Hadrizal (Unknown)
Anita, Fenny (Unknown)
Satria, Budi (Unknown)



Article Info

Publish Date
30 Nov 2025

Abstract

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) merupakan instrumen krusial Demokrasi Perwakilan dan Demokrasi Konstitusional di Indonesia. Namun, dalam praktiknya, Pilkada dihadapkan pada disfungsi sistemik yang menggerogoti integritas dan fungsinya sebagai mekanisme akuntabilitas dan sirkulasi kepemimpinan lokal. Kajian ini bertujuan untuk: (1) menganalisis kelemahan desain kelembagaan Badan Pengelola Pemilu (Electoral Management Body/EMB) daerah; (2) mengkaji distorsi yang ditimbulkan patologi politik uang dan dinasti politik; (3) mengevaluasi batas peran Mahkamah Konstitusi sebagai mekanisme koreksi; serta (4) merumuskan model rekonstruksi hukum tata negara yang holistik. Kajian ini menggunakan pendekatan kualitatif melalui studi kepustakaan mendalam (library research). Data dianalisis dari literatur primer dan sekunder dengan teknik analisis isi tematik dan analisis kritis. Hasil kajian mengungkap siklus disfungsional yang sinergis yakni desain EMB daerah (KPU/Bawaslu) yang dinilai cacat dari rekrutmen politis hingga ketergantungan anggaran menciptakan kerentanan struktural yang melemahkan netralitas dan efektivitasnya. Kelemahan kelembagaan ini membuka ruang subur bagi patologi politik uang dan dinasti politik, yang mengubah Pilkada dari kompetisi program menjadi transaksi ekonomi dan alat legitimasi oligarki lokal. Mahkamah Konstitusi, dalam kerangka demokrasi konstitusional, hanya mampu memberikan koreksi hukum yang terbatas, bersifat formalistik, dan reaktif, sehingga tidak dapat menjadi instrumen rekonstruksi sistemik. Disfungsi Pilkada bersifat sistemik dan memerlukan solusi transformatif, bukan perbaikan parsial. Diperlukan rekonstruksi hukum tata negara yang holistik yang secara simultan membangun  kemandirian politik dan finansial EMB daerah, instrumen hukum materil dengan disinsentif kuat untuk memberantas patologi dan penguatan penegakan dan kultur konstitusional yang berorientasi pada substansi demokrasi. Model ini menawarkan peta jalan normatif bagi pembuat kebijakan untuk memutus siklus patologis dan mengembalikan Pilkada sebagai pilar demokrasi konstitusional di tingkat akar rumput.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

irje

Publisher

Subject

Religion Arts Humanities Chemistry Education Energy Environmental Science Languange, Linguistic, Communication & Media Law, Crime, Criminology & Criminal Justice Library & Information Science Materials Science & Nanotechnology Mathematics Physics Social Sciences Other

Description

Indonesian Research Journal on Education is intended as a medium for scientific studies of research results, thoughts, and critical-analytic studies regarding research in the field of education and learning. This is part of the spirit of disseminating knowledge resulting from research and thoughts ...