Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh likuiditas dan leverage terhadap profitabilitas dengan good corporate governance sebagai variabel moderating pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di Bursa efek Indonesia (BEI) dalam periode 2020-2024. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan analisis regresi linear berganda dan regresi moderasi. Data yang digunakan berasal dari laporan keuangan tahunan 55 perusahaan manufaktur yang memenuhi kriteria tertentu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa likuiditas berpengaruh positif dan signifikan terhadap profitabilitas, yang menunjukkan bahwa semakin tinggi tingkat likuiditas perusahaan, semakin besar kemampuan perusahaan untuk menghasilkan laba. Sementara itu, leverage berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas, yang mengindikasikan bahwa semakin tinggi penggunaan utang dalam struktur modal, semakin rendah tingkat profitabilitas yang dicapai perusahaan. Pengujian variabel moderasi menunjukkan bahwa good corporate governance mampu memoderasi pengaruh likuiditas terhadap profitabilitas, yang artinya penerapan tata kelola perusahaan yang baik dapat memperkuat hubungan positif antara likuiditas dan profitabilitas. Namun demikian, good corporate governance tidak mampu memoderasi pengaruh leverage terhadap profitabilitas, yang menunjukkan bahwa meskipun perusahaan telah menerapkan good corporate governance dengan baik, tingginya leverage tetap memberikan dampak negatif terhadap profitabilitas. Temuan ini diharapkan dapat memberikan wawasan bagi manajemen perusahaan dan investor dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kebijakan keuangan.
Copyrights © 2026