Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh literasi keuangan dan gaya hidup terhadap pengelolaan keuangan ibu rumah tangga di Desa Perate, Kabupaten Sumbawa. Menggunakan pendekatan asosiatif kuantitatif, data dikumpulkan dari ibu rumah tangga di Desa Perate melalui kuesioner terstruktur. Literasi keuangan diukur melalui pemahaman perencanaan anggaran, tabungan, dan pengelolaan utang, sedangkan gaya hidup dinilai berdasarkan pola konsumsi dan prioritas pengeluaran. Pengelolaan keuangan dievaluasi melalui indikator perencanaan anggaran, pengendalian pengeluaran, dan pengambilan keputusan keuangan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi keuangan berpengaruh positif signifikan terhadap pengelolaan keuangan (t-hitung = 6,342, p = 0,000), artinya semakin tinggi literasi keuangan maka semakin baik pengelolaan keuangan. Gaya hidup juga berpengaruh positif (t-hitung = 2,276, p = 0,025), menunjukkan bahwa gaya hidup yang lebih tertib dan berorientasi kebutuhan meningkatkan pengelolaan keuangan. Secara simultan, kedua variabel berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan keuangan (F-hitung = 21,662, p = 0,000) dengan koefisien determinasi (R²) sebesar 0,348, artinya 34,8% variasi pengelolaan keuangan dijelaskan oleh literasi keuangan dan gaya hidup. Penelitian menyimpulkan bahwa literasi keuangan merupakan faktor dominan yang memengaruhi pengelolaan keuangan ibu rumah tangga di wilayah pedesaan. Implikasinya, diperlukan program edukasi keuangan yang terstruktur untuk meningkatkan kemampuan pengelolaan keuangan ibu rumah tangga di komunitas pedesaan.
Copyrights © 2026