Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran perilaku merokok pada remaja di Kota Makassar, dengan fokus utama pada hubungan antara tekanan teman sebaya (peer pressure) dan kebiasaan merokok. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei terhadap 350 remaja berusia 15-18 tahun. Pengumpulan data dilakukan menggunakan skala perilaku merokok (Smoking Behavior Questionnaire), yang mencakup aspek fungsi merokok, intensitas merokok, dan tempat merokok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa remaja laki-laki memiliki kecenderungan yang lebih tinggi untuk merokok dibandingkan dengan remaja perempuan, dengan persentase sebesar 76,6% berbanding 23,4%. Usia 18 tahun merupakan kelompok usia dengan tingkat perilaku merokok tertinggi. Penelitian ini hanya berupa gambaran secara umum terkait Perilaku Merokok pada remaja sehingga perlu dilakukan penelitian lanjutan untuk mengeksplorasi pengaruh atau hubungan antara variabel-variabel yang ada untuk mengetahui mengenai Perilaku Merokok pada remaja lebih mendalam.
Copyrights © 2025