Kuliner tradisional perlu dilestarikan agar dapat bersaing dengan produk modern. Otak-otak ikan sebagai makanan lokal Indonesia menghadapi tantangan minimalnya inovasi variasi rasa yang menurunkan daya saing terhadap kuliner modern. Oncom sebagai produk fermentasi lokal yang kaya nutrisi dan mudah dipadukan dengan berbagai olahan makanan berpotensi menjadi bahan substitusi untuk menciptakan variasi rasa baru. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh substitusi oncom terhadap karakteristik organoleptik otak-otak ikan dan menentukan formulasi optimal. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimen kuantitatif dengan menguji tiga formulasi substitusi oncom 40%, 60%, dan 80% dari total adonan. Data dianalisis menggunakan uji Friedman untuk memunculkan mutual hedonik dan tingkat kesukaan terhadap atribut warna, aroma, rasa, dan tekstur. Hasil penelitian menunjukkan substitusi oncom memberikan pengaruh yang signifikan (p<0,05) terhadap seluruh atribut organoleptik. Sampel 60% oncom memperoleh Mean Rank tertinggi dengan karakteristik warna cokelat keemasan merata, aroma khas harmonis, rasa sangat gurih, dan tekstur optimal. Substitusi oncom 60% merupakan formulasi terbaik yang menghasilkan mutu hedonik optimal dan tingkat penerimaan tertinggi, sehingga direkomendasikan sebagai produk inovasi otak-otak ikan yang kompetitif dan mendukung pelestarian kuliner tradisional Indonesia.
Copyrights © 2025