Tingkat pemahaman wajib pajak tentang peraturan perpajakan berbanding lurus dengan kepatuhan. Semakin tinggi pengetahuan, semakin besar kesadaran untuk memenuhi kewajiban pajak. Umur yang lebih lama biasanya cenderung memiliki pengalaman lebih dalam pengelolaan pajak, sehingga meningkatkan kepatuhan. Namun, UMKM baru sering kali kurang memahami kewajiban ini. Rasa percaya terhadap pemerintah berpengaruh positif terhadap kepatuhan. Wajib pajak yang percaya bahwa pajak digunkaan untuk kepentingan publik lebih cenderung patuh. Penerapan saksi yang tegas dapat mendorong wajib pajak untuk memenuhi kewajiban perpajakan. Sanksi berfungsi sebagai pendorong untuk menghindari pelanggaran. Kualitas pelayanan dari otoritas pajak juga mempengaruhi kepatuhan. Pelayanan yang baik meningkatkan kepercayaan dan kemudahan bagi wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya. Wajib pajak dengan omzet tinggi mungkin merasa lebih tertekan dengan kewajiban pajak, tetapi mereka juga memiliki sumber daya lebih untuk memenuhi kewajiban tersebut. Sebaliknya, UMKM dengan omzet rendah mungkin enghadapi kesulitan dalam pembayaran pajak. Secara keseluruhan, kombinasi faktor-faktor tersebut menciptakan lingkungan yang dapat mendukung atau menghambat kepatuhan wajib pajak di sektor UMKM.
Copyrights © 2026