Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis opini masyarakat terkait isu pertambangan di Pulau Taliabu yang terekam melalui media sosial. Data yang digunakan berupa komentar pengguna dari Facebook, X (Twitter), TikTok, dan Instagram yang kemudian diolah melalui tahap praproses teks sebelum dilakukan pengelompokan menggunakan algoritma K-Means Clustering. Hasil analisis menunjukkan bahwa opini masyarakat terbagi ke dalam tiga sentimen utama, yaitu positif, netral, dan negatif. Sentimen negatif menjadi klaster yang paling dominan dengan jumlah 750 data, sedangkan klaster netral berjumlah 142 data yang umumnya berfokus pada diskusi isu pembangunan dan sumber daya alam, dan klaster positif berjumlah 28 data yang berisi apresiasi maupun dukungan terhadap figur publik. Faktor-faktor yang memengaruhi sentimen masyarakat meliputi isu pembangunan infrastruktur, kinerja pemerintah, serta dampak sosial-ekonomi dari aktivitas pertambangan. Dilakukan klasifikasi menggunakan algoritma Multinomial Naive Bayes yang berhasil memprediksi sentimen dengan tingkat akurasi sangat baik, yakni mencapai 89,77%. Temuan ini memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai persepsi publik terhadap aktivitas pertambangan di Pulau Taliabu.
Copyrights © 2025