Penelitian ini berupaya menganalisis dampak soft skill serta mindset dalam menentukan tingkat kesiapan kerja pada mahasiswa Manajemen FEB UMS angkatan 2025, di mana keunggulan kerja diposisikan sebagai variabel yang menengahi (intervening). Mengaplikasikan pendekatan kuantitatif asosiatif, penelitian ini mengambil sampel sebanyak 180 mahasiswa akhir secara purposive, dan data diperoleh melalui kuesioner daring skala Likert 1–5. Soft skill meliputi kemahiran interpersonal, komunikasi, kerja sama tim, manajemen diri, dan adaptasi; mindset mencerminkan pola pikir yang memengaruhi pengembangan keterampilan non-teknis; kesiapan kerja mencakup kompetensi, kesiapan mental, adaptabilitas, perencanaan karier, dan kepercayaan diri; sementara keterampilan keunggulan kerja diukur melalui literasi digital, personal branding, dan orientasi hasil unggul. Analisis menggunakan SEM-PLS memperlihatkan jika soft skill dan mindset tidak berpengaruh signifikan terhadap keterampilan keunggulan kerja, dan keterampilan keunggulan kerja tidak memediasi hubungan keduanya dengan kesiapan kerja. Mindset terbukti menjadi faktor utama yang berpengaruh positif terhadap kesiapan kerja, sedangkan soft skill tidak signifikan, menandakan kesiapan kerja lebih ditentukan oleh kesiapan psikologis. Temuan ini memiliki implikasi praktis untuk pengembangan kurikulum dan strategi pembinaan mahasiswa di era industri 4.0.
Copyrights © 2026